Kisah Nyata: Anak Durhaka Terkena Azab Pedih Di Dunia:Tolong di Share ya




Islamiqpos - Ini yaitu Cerita Riil Seseorang Anak Yang Durhaka Pada Orang Tuanya Yang Terserang Azab Pedih
Di Dunia, Mudah-mudahan cerita ini dapat di ambil evaluasi serta hikmahnya. Kalau apa pun
serta bagaimanapun, Orangtua mesti kita hormati serta kita sayangi seperti mereka menyayangi
kita di saat kecil.
Anak satu-satunya serta istrinya memperoleh warisan yang begitu besar saat ayahnya wafat
dunia. Warisan itu mereka pakai dengan begitu cermat serta jeli hingga dapat untuk mengongkosi
pendidikan putra kebanggaannya sampai lulus. Takdir makin berpihak pada keluarga itu saat si
Budi, sebut saja demikian, sukses peroleh pekerjaan bergengsi dengan upah yang wah.
Bersamaan berjalannya saat, Kehidupan keluarga itu makin bahagia. Sang ibu yang menginginkan
lihat kebahagiaannya tampak prima selekasnya bergegas mencarikan calon jodoh untuk Budi.
Walau pilihan dari sang Ibunda tidak di setujui, Budi pada akhirnya menikah dengan seseorang
gadis baik hati serta mereka dikaruniai dua anak yang menyejukkan pandangan.
Istri Budi ini benarbenar menyayangi ke-2 mertuanya, bahkan juga melebihi rasa sayang ke-2

orang tuanya sendiri. Tetapi, bersamaan berlalunya saat, umur senja memanglah tidak dapat
disangkal. Dari sinilah, cerita itu diawali.
Budi begitu terasa kesulitan dengan tingkah ibunya yang telah tua renta. Dia tidak miliki saat
untuk mengurusi ibunya serta malas menyewa pembantu. Pada akhirnya, sang bunda yang telah
senja itu dimasukkan ke panti jompo. Dia beralasan, negara sediakan sarana panti jompo.
mengapa tak digunakan. Walau sebenarnya, harta Budi begitu banyak serta melimpah. bila cuma
menyewa pembantu di tempat tinggalnya mungkin saja cost yang di keluarkan sama dengan cost
pengeluarannya dalam satu hari.
Mendengar langkah Budi yang menginginkan

kirim Ibunya ke panti jompo, beberapa besar
kerabat serta saudara Budi menyebutkan ketidaksetujuannya. Lantaran memasukkan ibu kandung
sendiri ke panti jompo adalah satu aks

Dada Budi merasa sesak. Seperti terjepit. tetapi,
keputusannya tetaplah kokoh. Pada akhirnya, dia
mendatangi satu diantara rekan curhatnya saat saat sekolah dahulu. Selesai mengeluhkan
perlakuan kerabat yang menampik langkahnya, rekan sharing yang diinginkan mensupport jadi
mencemooh perlakuan Budi pada ibunya.
Budi makin kesal dengan orangorang di sekelilingnya. Dia geram besar. Lalu meninggalkan
tempat tinggal rekannya itu tanpa ada mengubah keputusannya untuk kirim ibunya ke panti
jompo. Sekian hari lalu, Dia kirim ibunya panti jompo tanpa ada dijenguk serta di perhatikan
sekalipun. Walau sebenarnya, wanita tua renta itu saat ini dalam keadaan sakit akut.
Terlupa dengan ibunya, Budi makin menyibukkan diri dalam bisnisnya. Bahkan juga, saat ada
berita kalau ibunya tengah alami sakaratul maut, dia kabur ke luar negeri tanpa ada
sepengetahuan keluarga serta kerabatnya.
Sesudah usai semuanya masalah berkaitan jenazah ibunya, Budi kembali pulang dengan perasaan
datar. Seperti tidak berlangsung apaapa di keluarganya. Dia tidak sadar. Ada azab pedih yang
sudah disediakan oleh Allah didunia ini untuk dia. Kurun waktu yang dekat.
Istri yang disayanginya serta anak pertamanya alami kecelakaan begitu tragis. keduanya
diberitakan wafat dunia ditempat kecelakaan. Budi cuma dapat menangis serta menghela nafas
panjang tanpa ada terasa kalau itu yaitu azab Allah lantaran sudah durhaka pada ibunya.
Belum pulih luka Budi yang pedih itu, anak bungsu satusatunya yang bakal jadikan penerus semua
usahanya juga menanggung derita sakit. Sakitnya aneh. Tak di ketahui penyakit serta obatnya.
Bahkan juga hingga berkeliling dari satu negara ke negara lain untuk berobat. Tetapi, akhirnya
nihil.
Tinta takdir sudah jadi kering. Yang sudah berlangsung tidak dapat kembali. Duit telah habis
untuk berobat, Tetapi anak bungsunya wafat mengenaskan. Budi makin terpuruk saat lihat
bisnisnya hancur. Semuanya karyawannya kabur, asetnya dibawa kabur oleh beberapa staf serta
orangorang paling dekatnya. Semuanya yang dia bangun sepanjang beberapa puluh th. roboh
dalam waktu relatif cepat. Hatinya menginginkan menjerit, Dia sekalipun tidak kuasa untuk
berbuat apaapa
Ya Allah, ampunilah dosa kami serta dosa ke-2 orangtua kami. Sayangilah keduanya seperti
sayang keduanya pada kami ketika kami masihlah belia. Aamiin.
Wallahu A’lam

http://www.mediaterkini23.com/2016/04/kisah-nyata-anak-durhaka-terkena-azab.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Kisah Nyata: Anak Durhaka Terkena Azab Pedih Di Dunia:Tolong di Share ya "

Poskan Komentar