Istri Bukan Untuk Disakiti,,,Sebarkan Agar Para Suami Tahu

Islamiqpos - Melalui kehidupan rumah tangga memang tak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Melakukan rumah tangga seperti mengarungi laut terlepas. Berombak besar. Berangin kencang. Kapal terbenam sana-sini. Tak heran, bila lantas terjadinya pertikaian, adu mulut bahkan sampai “perkelahian”.




Dalam perkelahian rumah tangga, dapat di yakinkan yang menjadi pemenang yakni suami. Istri yg tidak memiliki badan perkasa seperti suami, memanglah kerap jadi korban. Istri babak belur. Badannya penuh dengan warna hitam legam.

Hal paling utama yang perlu dipahami suami yakni istri itu manusia biasa. Yang pasti mempunyai kekurangan. Bahkan dalam banyak Hadis, wanita dimisalkan seperti tulang rusuk yang bengkok. Berarti, wanita itu tentu memilki tingkah laku yg tak baik. Perilaku yg tidak disukai suami. Walau demikian, hal sejenis itu tidaklah bermakna seseorang suami bebas menghakimi istri.

width= " 640 "
Oleh karenanya, baiknya kita renungi Hadis itu.

“Sesungguhnya wanita itu jadikan dari tulang rusuk. Akan tidak lurus bagimu disuatu jalan (yang anda kehendaki). Apabila kau
bersenang-senang denganya, kau bersenang-senang dengannya serta dia tetaplah bengkok. Apabila kau bangkit untuk meluruskannya, kau akan memecahkannya. Dan, memecahkannya yakni menelaknya. ” (HR. Imam Muslim)

Apabila kita saksikan histori, hal yang sama juga berlangsung pada Nabi Ibrahim. Satu waktu beliau mengadu pada Allah swt. Beliau bermunajat bila istri beliau, Sarah mempunyai satu akhlak yg tak baik.

Allah swt. juga menjawabnya,

“Sesungguhnya, wanita itu seperti tulang rusuk. Bila kau biarlah, kau membirakannya bengkok. Apabila kau meluruskannya, kau bakal mematahkannya. Jadi, terimalah apa yang ada. ”


Serta akhiranya harusnya kita sadari bila istri cuma manusia umum. Pasti memiliki kekurangan. Di samping memiliki keunggulan. Oleh karena itu, terimalah dia apa yang ada. Cintai dia. Sayangi kelebihan serta kekurangannya. Kekurangan mereka bukanlah untuk diadili, tetapi untuk dipahami. Kekurangan mereka memanglah Takdir dari sang pencipta.

Orang bijak menyampaikan,

“Istri itu manusia umum. Sama juga dengan anda. Apabila kau sukai pada keunggulannya, kenpa tidak ikhlas pada kekurangannya? ”

Walaupun itu, seseorang suami mesti tetaplah berupaya melakukan perbaikan perilaku istri yang kurang baik. Perlahan tetapi tentu. Dengan lembut, kasih sayang, serta ketulusan. Agar tidak mengakibatkannya patah dan buat persoalan yang lain. Menyayangi tidaklah berarti biarkan. Menyayangi yang sebenarnya yakni senantiasa berusaha supaya istri jadi orang baik dan terbaik untuk suami, sampai kelak bisa berbarengan masuk surga.

Amin... amin... ya robbal alamin

Sumber : dakwatuna

Baca Juga : Subscribe to receive free email updates:

loading...

0 Response to " Istri Bukan Untuk Disakiti,,,Sebarkan Agar Para Suami Tahu "

Posting Komentar