Cerita yang Menyayat Hati, Seorang Anak Tidur dengan Ditemani Lukisan Ibunya





Islamiqpos  - Tak bisa dibayangkan bagaimana sedihnya para anak-anak yang ditinggal orang tuanya yang tewas karena peperangan.

Hal itu banyak terjadi di daerah konflik, seperti di Palestina. Banyak anak-anak yang menjadi yatim piatu karena orang tuanya tewas saat peperangan. Kisah sedih anak-anak Palestina yang menjadi yatim piatu banyak tersebar di internet.

Salah satunya, kisah sedih yang dibagikan oleh pengguna media social Facebook, Prap Fals Napole. Kisah tersebut dituliskan dalam berandanya, sambil mengunggah sebuah foto. Foto tersebut memperlihatkan seorang bocah sedang tidur disamping lukisan ibunya yang telah meninggal, berikut kisahnya:

KISAH NYATA ANAK YATIM DAN LUKISAN IBUNYA
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .. Gambar yang menyayat hati ini diambil dari salah sebuah rumah anak yatim piatu di Palestina, yang menunjukkan seorang anak yatim melukis gambar ibunya di atas lantai dan tidur
dipangkuannya, dalam usaha untuk mendapatkan kasih sayang dan belas kasihan seorang ibu.

Tak bisa terbayangkan, berapa banyak tetesan air mata anak ini tumpah untuk sekedar melukis gambar ibunya ini di lantai sebelum ia tidur.

Hanya gambaran ibunya dalam benaknya saja, sebab foto pun tak sempat ia simpan dan miliki, entah kemana tersebab perang.

Tergambar wajah ibunya yang sedang tersenyum, sambil tertulis di samping gambarnya tulisan yang berbunyi, mama.

Kisah seorang anak kecil yang melukis Ibunya pada sebuah lantai ini menggambarkan kepedihan seorang anak yang begitu merindukan kasih sayang seorang Ibu, Ibu anak ini meninggal dalam sebuah peperangan dinegeri
para Nabi palestin.

Sang anak tinggal disebuah rumah yatim piatu di palestina yang mungkin dirumah yatim ini banyak anak-anak yang menjadi korban ditinggal orangtuanya akibat perang yang tiada berkesudahan antara palestina dan israel.

Mereka adalah anak-anak korban kebiadaban israel, mereka anak-anak yang tiada tahu menahu apa yang membuat mereka jadi korban perang yang begitu kejam itu, mereka hanya ingin hidup damai layaknya anak-anak
yang lain.

Bagi anak-anak yang masih memiliki kedua orang tua syukurilah dengan sebenar-benarnya, jangan sia-siakan pengorbanan dan kasih sayang mereka, berbaktilah dengan sepenuh jiwa raga kita, baik dengan doa untuk
kebaikan kedua orang tua maupun dengan pembuktian pemelihaaraan kita sebagai anak dihari tua kedua orang tua, Ibu Bapak kita, jangan sia-siakan.

Berbaktilah pada orang tua kita, datangilah mereka untuk mintakan keridhaan dan pintu maafnya selama nafas mereka masih ada, ukirlah senyum di wajah mereka, kemudian berlaku lemah lembutlah kepada anak-anak
yatim dan dhu’afà, santunilah mereka, karena hampir-hampir saja syurga berada di sekitar mereka sebagaimana sabda Nabi kita tercinta.

Ingatlah bantu mereka anak-anak korban perang Palestina, Suriah dan lainnya dengan cara sisihkan sebagaian harta kita buat mereka, mereka perlu hidup layaknya anak anak yang memiliki Ibu Bapak.

Mereka juga mempunyai perasaan yang sama seperti kita, hanya saja mereka tak punya tempat untuk berlindung dan berteduh dalam sebuah kasih sayang, dan jika kita diberi kemampuan oleh Allàh Ta’àlà mari menjadi
Ibu dan Bapak bagi mereka, kalau bukan kita siapa lagi.

Rabbighfirli wa liwàlidayya warhumà kamà rabbayànà shaghìrà, allàhumma a’izzal Islàm wal muslimìn wanshuril ikhwànanàl mustadh’afìna wal mujàhidìna fì kulli makàn Yà ‘Azìz Yà Qahhàr Yà Rabbal ‘àlamìn .…
Subhanallah..

Silahkan bagikan pesan ini agar semakin banyak saudara kita yang termotivasi melakukan kebaikan ini. semoga yang membagikan termasuk hamba yang cinta Allah dan memudahkan jalannya ke syurga kelak. Aamiin.
Ya Allah, Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat kepada-Mu hingga akhir hayat nanti serta sampaikanlah
umur kami dan keluarga kami kepada bulan Ramadhan hingga Ramadhan selanjutnya.
Aamiin ya Rabbal'alamin.

Belum bisa dipastikan dari kisah tersebut, tapi yang pasti tulisan tersebut tentu mengusik rasa kemanusiaan kita.

Sudah seharusnya anak-anak yang telah ditinggal orangtuanya dilindungi, dan bagi yang masih memiliki orangtuanya agar senantiasa menjaga mereka.

Sumber : wajibbaca.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Cerita yang Menyayat Hati, Seorang Anak Tidur dengan Ditemani Lukisan Ibunya "

Poskan Komentar