BUKANNYA MARAH, PEMILIK MOBIL MALAH TERHARU SAAT MEMBACA SURAT YANG DITINGGALKAN OLEH PENCURI. BEGINI ISINYA ..!!! MOHON BAGIKAN





Isi surat yang ditinggalkan oleh penc uri ban mobil ini sungguh mengharukan.
Peristiwa yang dihadapi oleh seorang yang mempunyai mobil sangat mengejutkan.

Bukanlah mobilnya yang diambil oleh sang penc uri.
Namun hanya bannya saja.

Mobil sedan yang diparkir di sisi jalan berwarna silver.
Pemiliknya, mungkin saja tengah ada di dalam rumah.

Tidak lama selang ditinggalkan oleh sang pemilik, mobil itu sudah tidak utuh lagi.

Dua ban dari mobil itu hilang.

Belum terang siapa yang mengambil dua ban itu.

Namun, sang pencuri meninggalkan jejak pada mobil itu.


 

Ada secarik surat yang dikaitkan pada wiper mobil itu.

Berisi juga sungguh mengharukan.

Pencu ri itu menulis bila dia mengambil karena sangat terpaksa.

Dalam tulisan itu, dia mengaku bila tengah memerlukan beberapa uang untuk pengobatan sang kakak.

Pada Tuan :
Saya minta maaf atas sebab kekalutan mencari duit untuk biayai modal pembedahan kakak saya memutuskan mengambil dan meminjam tayar.
Terima kasih, maafkan saya

Seperti itu isi dari surat itu.





Waktu di Tilang : “Asal Ayah Tahu Rasulullah saja Tidak Gunakan Helm!! ”
Tetapi Jawaban Polisi Ini Buat Lebih Kaget.!!






Satu sewaktu, seorang polisi hentikan seorang ayah ingindara sepeda motor yg tidak gunakan helm dimana ayah itu hanya gunakan peci berwarna putih sebagai penggantinya. Tanpa ada fikir panjang, polisi memohon SIM dan STNK si ayah yang selekasnya tak di terima dengan keras si ayah.

Polisi : (Keluarkan buku tilang) Maaf, dapat saya saksikan SIM dan STNK anda?

Ayah : Katakan apa kesalahan saya.

Polisi : Anda tidak gunakan helm.

Ayah : Saya tidak akan gunakan helm, itu tidaklah suatu hal yang wajar di agama saya.

Polisi : (Sedikit bingung) Maksud anda?

Ayah : Rasulullah saja tidak pakai helm. Jadi jangan sampai minta saya gunakan satu hal yg tidak dipakai oleh beliau.

Polisi : (Tutup bukunya dan tersenyum ramah) Sekian ya pak?! Tetapi setahu saya juga, Rasulullah juga tidak mengendarai sepeda motor. Dan pertanyaan saya juga simpel, misal jaman itu sudah ada motor, apakah Anda meyakini Rasulullah tidak akan menggunakan hlm??

Ayah : (Tersentak dan terdiam seketika)

Polisi : Anda dengan mudahnya mengharamkan yang anda tak sukai, tetapi menghalalkan yang Anda sukai seolah-olah Andalah penentunya. Alhamdulillah saya juga punyai pengetahuan agama yang baik, dan saya meyakini bila Rasulullah lebih sukai pada umatnya yang bikin perlindungan kesehatannya dan keluarganya.

Ayah : Apa maksud ayah? Apakah hanya lantaran helm berarti saya tak bikin perlindungan keluarga saya?

Polisi : Benar. Bila apabila berjalan hal buruk yang mencelakai kepala anda akibat benturan, apakah keluarga anda tidak akan terima menyebabkan? Bagaimana perasaan takut dan tertekan yang akan mereka rasakan? Siapa yang nantinya akan menafkahi mereka?

Ayah : Allah yang akan menafkahi mereka.

Polisi : Lewat siapa? Bukankah rezeki yang didapatkan Allah kerapkali melalui orang lain? Dan bukankah rezeki yang mereka terima itu lewat anda? Apabila anda cacat, jadi aliran rezeki bakal lewat orang lain, mungkin saja saja ‘ayah tiri anak-anak anda’. Dan apakah anda ikhlas dengan itu?

Ayah : (Sekali lagi terdiam sambil mengeluarkan SIM serta STNK)

Polisi : Ini pesan saya buat anda pak, bikin perlindungan diri Anda sama dengan dengan bikin perlindungan keluarga Anda. Mungkin saja saja ini cuma satu helm, tetapi fikirkan perasaan nyaman yang di rasa istri anda saat saksikan kepala suaminya terproteksi. Jika anda suka pada keluarga anda, jadi anda tentu kurangi peluang yang membahayakan anda. Hari ini saya tak menilang anda, anggaplah saran barusan sebagai surat tilang saya untuk Anda.

sumber : islampos. com

Baca Juga : Subscribe to receive free email updates:

loading...

0 Response to " BUKANNYA MARAH, PEMILIK MOBIL MALAH TERHARU SAAT MEMBACA SURAT YANG DITINGGALKAN OLEH PENCURI. BEGINI ISINYA ..!!! MOHON BAGIKAN "

Posting Komentar