{{ Mohon DiBantu Ya }}..!! Kini Lebih Dari 1000 Orang Telah Menyebarkan Ini, Kini Giliran Anda.!! Saya Ingin Pak Presiden Jokowi Melihat Kelas Kami, Kami Sangat Memohon Kepada Bapak Presiden Bantu Kami...Kami Adalah Penerus Bangsa Ini Kalau Kami Tidak Sekolah Bagai Mana Nasib Bangsa Ini Pak Preseden..!!!




Islamiqpos - Saya Ingin Pak Presiden Jokowi Melihat Kelas Kami, Kami Sangat Memohon Kepada Bapak Pemerintah...

Satu diantara siswi Kelas VI SD Negeri 32 Simpang Hulu, Mega Hayati (12), memperoleh peringkat pertama di kelas dalam dua th. paling akhir.

 " Baru 2 x juara 1, dari kelas IV naik ke kelas V juara 1, selalu kelas V naik ke kelas VI juga juara 1, " kata Mega share cerita pada Tribun Pontianak, Kamis (28/7/2016).

Putri pasangan Uder dan (almarhumah) Ana ini mulai sejak kecil hingga berumur 12 th. tidak tahu dunia luar. Sehari-hari ia pergi dari tempat tinggalnya di Kampung Lempaong menuju sekolahnya di Desa Balai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.



 " Dari pertama memanglah sekolah di sini. Saya tinggal di Lempaong. Kampung di ujung sana, " kata Mega sambil tunjukkan Tribun letak kampungnya dengan ujung telunjuknya. Mulai sejak kecil, anak ke enam dari tujuh bersaudara ini sudah ditinggal meninggal dunia ibunya. Ia membenarkan ruangan kelas yang nyaris rubuh tempatnya belajar bersamaan sepuluh siswa kelas VI sesehari. Walaupun kelasnya miring, lapuk dan nyaris rubuh yang setiap saat meneror keselamatan, Mega dan rekan-temannya tetaplah dapat belajar tenang. " Apabila terlihat ada orang melalui, kami tidak terganggu, tetaplah bisa konsentrasi belajar. Harapan saya ingin jadi polwan. Supaya terwujud saya harus dapat belajar giat dan tetaplah semangat. Saya meyakini dapat lulus, " kata Mega optimistis.
Siswi yang lain, Safira Lili (14), mengakui telah punya kebiasaan belajar dengan kondisi ruang kelas jauh dari ideal yang ditempati bersamaan rekan-temannya hingga saat ini.
Ia pasrah dengan kondisi kelas yang sudah mulai sejak dulu memanglah sekian kondisinya. Mungkin saja saja Safira tak memahami seperti apa kondisi kelas yang ideal.
 " Inginkan sih apabila kelas dapat lebih baik, hanya sudah keadaan seperti begini dari dulunya, tidak dapatlah kami merubah kan. Apabila belajar tidak terganggu. Apabila guru memaparkan tetaplah bisa konsentrasi belajar, " sambung Safira.
Safira harus jalan kaki demikian km. dari tempat tinggalnya di Biakam menuju sekolahnya di Balai
Pinang.
 " Harapan saya ingin jadi guru, maunya sih jadi guru IPA, " kata putri pasangan Yandi Sangat dan Santi sambil memamerkan giginya.

Hal senanda diungkapkan Siska (13). Walaupun bingung lihat situasi ruang kelasnya yang tidak layak ditempati, ia mengakui harus tetaplah semangat belajar.

Siska sudah menggiatkan diri untuk belajar, mempersiapkan semua perlengkapan seperti baju, dasi, topi, kaus kaki dan sepatu, mendekati ulangan dan ujian sekolah. " Apabila belajarnya sudah latihan-latihan IPA, MTK, BI, PKN dan IPS, " tutur Siska. Ia bercita-cita menginginkan jadi perawat. Orang-tua Siska, Putri Efendi dan Da'e, tak pernah mengenyam pendidikan di kampungnya.

 " Rasanya sih lumayanlah. Harapan saya apabila dapat di bangun baru, suka pastinya. Saya inginkan Pak Presiden Joko Widodo datang ke sini. Apabila datang ke sini saya ingin katakan terima kasih sudah ingin datang ke sini, " ucap Siska.

Harapan agar Presiden Jokowi bisa lihat kondisi kelas SD Negeri 32 Simpang Hulu diamini Dodi (13). Siswa kelas VI ini bercita-cita jadi polisi. Ia tidak mau kalah dari rekan wanita dalam mempersiapkan diri mendekati ujian.

 " Sama persiapannya dengan Lili tadi, apabila belajarnya sih tidak terganggu, sudah umum, sesehari sudah seperti ini (kondisi kelas), " kata Dodi. Dodi begitu inginkan punya ruang kelas baru yang lebih baik. Bila ada kelas baru yang layak akan jadi penambah semangat siswa dan siswi dalam belajar. " Ingin banget apabila ada kelas baru kita jadi semangat belajarnya, lebih konsentrasi. Apabila ada Pak Presiden, saya inginkan memohon diperbaiki kelas ini sama Pak Presiden, " ucap Dodi. Akankah Presiden Jokowi mendengar harapan anak-anak SD Negeri 32 Simpang Hulu ini? Semoga saja.

SUMBER :  republicoffamerica.blogspot.co.id

Baca Juga : Subscribe to receive free email updates:

loading...

0 Response to " {{ Mohon DiBantu Ya }}..!! Kini Lebih Dari 1000 Orang Telah Menyebarkan Ini, Kini Giliran Anda.!! Saya Ingin Pak Presiden Jokowi Melihat Kelas Kami, Kami Sangat Memohon Kepada Bapak Presiden Bantu Kami...Kami Adalah Penerus Bangsa Ini Kalau Kami Tidak Sekolah Bagai Mana Nasib Bangsa Ini Pak Preseden..!!! "

Posting Komentar